Tugas Blog Kuliah Perilaku Konsumen Wildan Anas Pratita E14140070 (Jum'at Pagi)

Wildan Anas Pratita



Departemen Manajemen Hutan (www.manhut.fahutan.ipb.ac.id)
Fakultas Kehutanan (www.fahutan.ipb.ac.id)
  Institut Pertanian Bogor (www.ipb.ac.id)

  Kuliah Perilaku Konsumen IKK233
 Departement of Family and Consume Sciences (www.ikk.fem.ipb.ac.id)
 College Of Human Ecology (www.fem.ipb.ac.id)
 Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

 Prof Dr Ir UJANG  SUMARWAN, MSc (www.sumarwan.staff.ipb.ac.id), www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id
   Dr. Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
 Dr. Ir. Megawati Simanjuntak, MS
 Ir. Retnaningsih, MS
 Ir. Md Djamaluddin, MSc

   Ujang Sumarwan. 2011. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta (ID): PT Ghalia Indonesia

Kuliah Jum'at Pagi 12 Februari 2016  
 
Pertemuan pertama mata kuliah Perilaku Konsumen dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2016. Mata kuliah ini dimulai pada pukul 07.30 dan berakhir pada pukul 10.00 dengan dosen mata kuliah ini adalah Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. Prof Ujang mengawali perkuliahan dengan memperkenalkan diri dan memperkenalkan dengan singkat mata kuliah Perilaku Konsumen (IKK-233) serta membacakan kontrak perkuliahan mata kuliah Perilaku Konsumen. Awal perkuliahan diawali dengan pertanyaan Prof Ujang kepada mahasiswa, “Apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata KONSUMEN?”. Seluruh mahasiswa diminta menuliskan jawabannya di kertas masing-masing, dan antar mahasiswa satu dengan lainnya dilarang memiliki jawaban yang sama. Konsumen tidak hanya diartikan membeli, melainkan konsumen merupakan pihak yang melakukan proses menggunakan, mencari, membeli, membutuhkan, dan mengambil keputusan, serta mengevaluasi untuk memperoleh suatu barang maupun jasa. 

Konsumen memiliki karakteristik masing-masing dalam memperoleh barang atau jasa. Karakteristik inilah yang disebut sebagai perilaku konsumen. Beberapa ahli mengemukakan pendapatnya mengenai definisi perilaku konsumen. Menurut Schiffman dan Kanuk (2010), istilah perilaku konsumen diartikan sebagai individu yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka. Sedangkan menurut Engel, Blackwell, dan Miniard (1995), perilaku konsumen merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan ang mendahului dan mengikuti tindakan ini. 

Kemudian Prof Ujang menjelaskan bahwa perspektif sangat mempengaruhi cara berpikir dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen. Riset perilaku konsumen terdiri atas tiga perspektif yaitu: perspektif pengambilan keputusan, perspektif eksperiensial (pengalaman), dan perspektif pengaruh perilaku. Studi tentang perilaku konsumen meliputi beberapa hal berikut. What thebuy?, Why they buy it?, When they buy it?, Where they buy it?, How often they buy it?, dan How often they use it?. Selain itu, Prof Ujang juga menjelaskan tentang dimensi perilaku konsumen, perilaku konsumen dunia, sejarah disiplin perilaku konsumen, mengapa mempelajari perilaku konsumen, dan model keputusan konsumen. Proses keputusan konsume dalam membeli suatu barang atau jasa dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu, kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan lembaga lainnya, faktor perbedaan individu konsumen, dan faktor lingkungan konsumen. 

Setelah pemataran beberapa materi, Prof Ujang kembali memberikan pertanyaan kepada mahasiswa. Pertanyaan tersebut yaitu alasan mengapa kuliah, mengapa memilih IPB, mengapa memilih mayor, dan mengapa mengambil mata kuliah Perilaku Konsumen. Mahasiswa menuliskan jawaban tersebut di kertas masing-masing, kemudian menjelaskan kepada Prof Ujang. 

Perkuliahan dilanjutkan dengan masuk ke bab kedua, yaitu Motivasi dan Kebutuhan. Prof Ujang menjelaskan bahwa motivasi dapat diartikan sebagai dorongan yang ada pada diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Selain arti motivasi, Prof Ujang menjelaskan tentang model motivasi, felt need, dan teori kebutuhan. Salah satu teori kebutuhan adalah teori dari Dr. Abraham Maslow. Menurut teori ini, kebutuhan manusia yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan ego, dan kebutuhan aktualisasi. Prof Ujang menanyakan kepada mahasiswa apa kelemahan dari teori Maslow. Kelemahan dari teori Maslow yaitu kebutuhan spiritual. Kebutuhan spiritual sudah menjadi kebutuhan dasar bagi semua orang. 

1 comment:

  1. ini informasi yg lagi dicari,

    izin share dulu ya min tq :)

    pokerv

    ReplyDelete

Komentar di sini...